Festival Balon Udara Hiasi Langit Nongkodono

PONOROGO- Berawal dari banyaknya kecaman masyarakat karena razia balon udara tanpa awak Polres Ponorogo menggelar festival balon udara tanpa awak. Hanya saja festival ini cenderung aman. Selain besar dan ketinggianya ditentukan balon udara tanpa awak yang dilombakan ini tidak disertai api seperti halnya yang dilakukan masyarakat Ponorogo.

Meski baru pertama kali dilombakan namun festival balon udara tanpa awak yang diadakan Polres Ponorogo berlangsung meriah. 37 peserta lomba mampu menghiasi langit Ponorogo dengan balon udara tanpa awak dengan beragam warna dan bentuk.

Bahkan lomba yang diadakan di lapangan sepak bola Desa Nongkodono, Kecamatan Kauman Ponorogo ini mampu menyedot perhatian ratusan warga dari berbagai wilayah.

Festival balon udara tanpa awak ini dibuat sedikit berbeda dengan tradisi warga Ponorogo yang menerbangkan balon udara tanpa awak setiap perayaan Idul Fitri dan Idul Adha. Ya, setiap balon udara tidak diperbolehkan menggunakan api.

Ukuran balon juga ditentukan yakni tidak boleh lebih dari 7 meter. Sedangkan menghindari hal hal yang tidak diinginkan balon udara juga harus diikat menggunakan tali yang panjangnya tidak lebih dari 30 meter.

Sejumlah peserta mengaku sempat kesulitan menerbangkan balon udara tanpa awak yang diklaim baru digelar pertama kali di Indonesia. Sebab selain dilarang menggunakan api besarnya tiupan angin juga menjadi salah satu kendala balon sulit diterbangkan.

333 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Komentar
READ  Pelaku Setubuhi Anak Tiri Tertangkap

Baca Juga

Leave a Comment