Jeritan Warga Bringin, Rela Tidak Mandi Asal Bisa Minum

NGAWI- Kekeringan yang melanda  wilayah Kabupaten Ngawi memasuki puncaknya. Sebagian warga Desa di pinggiran hutan mulai mengambil air waduk pondok untuk memenuhi kebutuhan harian. Mereka harus rela berjalan kaki sejauh 2 kilometer, menyusuri perbukitan untuk sampai ke waduk.

Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Ngawi dalam satu bulan terakhir membuat warga makin kesulitan mendapatkan air bersih. Di Desa Gandong, Kecamatan Bringin, warga sudah mulai mengkonsumsi air di Waduk Pondok.

Untuk sampai ke waduk mereka harus rela berjalan kaki sejauh 2 kilometer naik turun menyusuri perbukitan. Air keruh itu mereka saring sebelum dimanfaatkan untuk minum, mencuci, dan mandi.

Kendati kotor, warga terpaksa memanfaatkan satu-satunya air waduk pondok. Pasalnya sumur di pemukiman  penduduk kini sudah tak mengeluarkan air. Dalam sehari mereka sampai tiga kali kembali ke waduk itu hanya untuk mengambil air.

Warga hanya bisa berharap pemerintah Kabupaten Ngawi segera memberikan bantuan air bersih yang hingga kini tak kunjung datang.

Selain di Desa Gandong, kesulitan air bersih juga dirasakan oleh warga empat desa lainnya di Kecamatan Bringin Ngawi. Di Desa Dampit, Gunungsari, Kenongorejo dan Suruh. Warga juga sudah mulai mengambil air waduk pondok untuk di konsumsi sehari-hari.

Bahkan sebagian warga rela tidak mandi asal keluarga mereka bisa minum setiap harinya. Hingga saat ini sudah ada belasan desa di Kecamatan, Karangjati, Bringin, Pitu warganya sudah kesulitan air bersih.

Komentar
READ  Wanita Tewas Di Jalan, Ada Yang Hafal Ciri Ciri Mobil Pelaku

Baca Juga

Leave a Comment