Pasca Idul Adha, Pedagang Daging Justru Merugi

KAB MADIUN- Pasca lebaran Idul Adha puluhan lapak kios pedagang daging di Pasar Mejayan Baru Kabupaten Madiun  sepi pembeli. Bahkan ada sebagian pedagang yang sengaja tutup dan memilih  tidak berjualan karena dinilai sia sia.

Puluhan kios pedagang daging sapi di pasar Mejayan Baru terlihat sepi. Bahkan sebagian lapak terlihat tutup sejak dua hari yang lalu. Sejumlah pedagang memilih pulang dini dan kembali membungkus daging yang mereka jual untuk dimasukkan ke fresser dan dijual kembali esok harinya.

Sepinya kios penjual daging di pasar besar Mejayan bukan karena alasan masyarakat enggan belanja, namun dikarenakan stok daging pasca lebaran Idul Adha di  kalangan masyarakat masih ada. Menurut salah satu pedagang jika dihari biasanya mereka mampu menjual sekitar 30 kilo gram daging, namun saat ini menjual 5 kilo daging saja mereka kesulitan.

Surutnya peminat daging di pasar Mejayan merupakan dampak dari lebaran Idul Adha. Kondisi seperti ini diperkirakan akan kembali normal hingga tujuh hari mendatang. Harga daging pun juga masih tergolong normal mencapai seratus ribu perkilogram.

Di pasar Mejayan sedikitnya ada 25 pedagang daging. Dari pantauan sementara beberapa hari ini tidak lebih dari 7  pedagang yang masih tetap mengais rupiah dengan berjualan daging meskipun sepi. Pedagang memilih libur berdagang sambil menunggu keadaan kembali normal dari pada harus menanggung rugi.

Komentar
READ  Penetapan Dana Kampanye Belum Ada Titik Terang

Baca Juga

Leave a Comment