Peserta Ritual Sapu Jagad Dilarang Bicara, Mengapa ?

PONOROGO- Masyarakat adat di Ponorogo mempunyai banyak tradisi bersih desa. Seperti yang dilakukan oleh masyarakat Desa Purwosari Ponorogo, masyarakat desa setempat menggelar ritual sapu jagad sebagai bentuk cara menolak bala.

Bertempat di balai Desa Purwosari Kecamatan Babadan Ponorogo masyarakat adat setempat menggelar tradisi ritual sapu jagad. Sebelumnya masyarakat bersama tokoh desa melakukan upacara penyerahan sapu kepada kepala desa yang nantinya akan dipergunakan untuk menyapu jalan di sepanjang jalan desa.

Dengan memakai pakaian adat khas Ponorogo kepala desa bersama tokoh dan seluruh masyarakat Desa Purwosari kemudian mengarak sapu pusaka tersebut dengan dikawal oleh pasukan ala keraton jawa mengelilingi desa berjalan kaki.

Suasana yang sangat sakral terlihat di sepanjang jalan yang dilalui arak-arakan ritual sapu jagad ini. Para peserta ritual selain dilarang bicara atau topo bisu mereka juga tidak diperkenankan untuk memakai alas kaki.

Seluruh masyarakat Desa Purwosari terlibat dalam ritual sapu jagad ini. Di mana ritual setiap tahun dilakukan ini dipercaya masyarakat adat desa setempat sebagai penolak bala agar desa nya terhindar dari bencana dan marabahaya.

Setelah sapu pusaka di arak dan dipergunakan menyapu jalan desa kemudian sapu disucikan  untuk nantinya dipergunakan kembali dan air bekas untuk menyiram lantas jadi rebutan.

 

Komentar
READ  Bangunan Yang Terbangun Di Bibir Telaga Ngebel Tak Ber-IMB

Baca Juga

Leave a Comment