Thoriqah Syatariyah Shalat Idul Adha Hari Minggu

MAGETAN- Kalau pemerintah memutuskan waktu shalat Idul Adha pada Jumat kemarin tidak dengan jamaah pengikut Thariqah Syatariyah di Magetan. Mereka melakukan shalat Idul Adha pada hari Minggu (3/9) atau dua hari setelah ketetapan pemerintah.

Kalau umat muslim pada umumnya melaksanakan shalat Idul Adha pada Jumat kemarin jamaah pengikut Thariqah Syatariyah di Magetan baru menunaikan shalat Idul Adha pada Minggu ( 3/9) pagi. Mereka melaksanakan shalat di beberapa masjid  terdekat, salah satunya seperti di masjid Al-muttaqin Desa Kuwonharjo Kecamatan Takeran.

Di masjid yang berada di Dukuh Bendo ini sedikitnya 70 jamaah Thariqah Syatariyah terutama dari desa setempat melaksanakan shalat sunnah dua rakaat tersebut. Salah satu jamaah Thariqah syatariyah Jamiran mengatakan secara amaliyah tidak ada perbedaan dalam pelaksanaan rukun shalat hanya saja waktu pelaksanaannya yang berbeda.

Menurutnya, jamaah Thariqah Syatariyah meyakini bahwa tanggal 10 dzulhijjah waktu pelaksaanan shalat Idul Adha jatuh pada hari Minggu. Hal tersebut sesuai Rukyah Istikmal atau penyempurnaan yang dihitung sejak satu Muharrom 1438 Hijriyah.

Tidak hanya di Kecamatan Takeran saja ada ratusan pengikut Thariqah Syatariyah lainnya di  Kabupaten Magetan yang menunaikan shalat Idul Adha pada hari Minggu. Seperti di Kecamatan Lembeyan, Bendo, maupun Kawedanan.

Mereka melaksanakan shalat Idul Adha di masjid terdekat. Setelah shalat juga menyemebelih hewan kurban di masjid almuttaqin ada 8 ekor kambing dan 1 ekor sapi yang disembelih untuk qurban.

 

Komentar
READ  Aborsi Dibayar 2,5 Juta, Setiap 2 Jam Tubuh Korban Disuntik Oksitosin

Baca Juga

Leave a Comment