BPBD Magetan : 3 Kecamatan Mulai Alami Krisis Air Bersih

MAGETAN – Tidak hanya desa Sayutan kecamatan Parang, beberapa desa di kecamatan lainnya juga terancam krisis air bersih. Seperti sebagian desa di kecamatan Karas, dan Ngariboyo. Untuk droping air bersih BPBD mengacu pada surat permohonan dari desa.

Hasil Assesment Badan Penanggulangan Bencana Daerah, atau BPBD kabupaten Magetan, sejumlah desa di tiga kecamatan, yaitu Karas, Parang, dan kecamatan Ngariboyo, mulai mengalami krisis air bersih.

Di kecamatan Karas, sedikitnya ada Dua desa, yaitu Kuwon dan Botok. sedangkan di Ngariboyo ada beberapa desa seperti Baligondo, Baleasri dan Selotinatah. Terbanyak di kecamatan Parang, yaitu enam desa.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, Fery Yoga Saputra, mengatakan, hingga saat ini, droping air bersih baru dilakukan di wilayah kecamatan parang. Karena droping air dari BPBD dilakukan berdasar dari permintaan dari warga, atau pemerintah desa setempat. Selain droping, BPBD Magetan juga akan memasang tandon air, di titik krisis air bersih, sesuai dengan surat permintaan dari pemerintah desa yang bersangkutan.

Selain di Desa Sayutan, beberapa desa lain yang mengalami krisis air bersih, merupakan wilayah cakupan  atau pelanggan PDAM setempat. Sehingga droping air biasanya dilakukan oleh PDAM Magetan.

892 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Komentar
READ  Ini Akibatnya Jika Nekad Berciuman Di Alun-Alun

Baca Juga

Leave a Comment