Rombongan Pesilat Wajib Kendarai Roda 4

MADIUN – Kepolisian melarang penggunaan roda 2 bagi pesilat yang akan melaksanakan peringatan 1 Muharram atau 1 Suro di Kota Madiun. Ribuan pesilat yang akan berziarah ke makam sesepuh diwajibkan menggunakan roda 4. Bagi mereka yang nekad menggunakan roda 2 akan dilakukan penindakan.

Ribuan pesilat baik dari Persaudaraan Setia Hari Terate serta Persaudaraan Setia Hati Tunas Muda Winongo diwajibkan menggunakan roda 4 saat melaksanakan peringatan 1 Muharram atau 1 Suro. Ketentuan tersebut sudah menjadi kesepakatan dalam rapat koordinasi oleh Polda Jawa Timur bersama Jajaran Polres Korwil 5, TNI, Pemerintah Daerah, serta Paguyuban Pencak Silat Kota Madiun. Kepolisian melarang keras pesilat yang menggunakan kendaraan roda 2.

Kombes Pol Herry Sitompul , Kepala Biro Operasi Polda Jatim menjelaskan bagi mereka yang nekad menggunakan roda 2 akan ditindak secara tegas. Ketentuan tersebut berlaku bagi pesilat dari Kota Madiun maupun luar daerah. Penyekatan akan dilakukan di sejumlah titik masuknya Pesilat ke Kota Madiun.

Sementara itu, Komandan Korem 081 Dhirotsaha Jaya, Kolonel Inf Sidharta Wisnu Graha menegaskan personil TNI siap untuk mem-back up keamanan selama pelaksanaan Ops Aman Suro 2017. Pihaknya bahkan akan menyediakan akomodasi kendaraan bagi pesilat nantinya.

Diharapkan agar pesilat dari kedua perguruan untuk mematuhi ketentuan yang telah disepakati. Jika tidak, mereka yang melanggar atau berbuat anarkis akan ditindak sesuai hukum yang berlaku.

Komentar
READ  Tak Ada Solusi Pasti Antara Angkutan Konvensional Vs Go-Jek

Baca Juga

Leave a Comment