Ini Pengakuan Nelayan Setelah 16 jam Ditemukan Di Tengah Laut

PACITAN– Gara-gara mesin perahu mendadak mati dua orang nelayan asal Kecamatan Pringkuku terdampar di tengah perairan Jogyakarata hingga belasan jam. Beruntung meski sempat terombang-ambing selama sekitar 16 jam di tengah laut keduanya berhasil selamat.

Puluhan warga nelayan Desa Watukarung, Kecamatan Pringkuku, Pacitan memenuhi tempat pelelangan ikan setempat dengan penuh kecemasan. Warga menyambut kedatangan Katirin dan Sokimin dua orang nelayan yang terombang-ambing di tengah laut selama 16 jam lamanya.

Nelayan asal Desa Watukarung ini terdampar di perairan Ndrini, Jogyakarta karena mesin perahu mendadak mati. Keduanya terseret arus laut hingga berjarak 30 mil dari titik kebarangkatan pantai Watukarung.

Keduanya berhasil ditemukan delapan jam kemudian sejak warga dan nelayan melakukan pencarian di tengah laut. Menurut Katirin kondisi mesin yang dipakai untuk melaut memang sudah dalam kondisi tak laik pakai ia nekat melaut karena terdesak kebutuhan ekonomi keluarga.

“Selama berada di tengah laut dengan kondisi mesin mati, saya bersama bapak mertua hanya pasrah dan berharap ada kapal yang melintas,” ungkap Katirin. Kini ke dua nelayan naas sudah kembali lagi bersama keluarga dalam kondisi tanpa luka.

 

2,953 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Komentar
READ  Curi Motor, Dua Pelajar Ponorogo Dibekuk Polisi

Baca Juga

Leave a Comment