Cabuli 14 anak, Guru Ngaji Diganjar Masuk Bui

NGAWI- Seorang guru ngaji salah satu taman pendidikan Al Quran di Kabupaten Ngawi akhirnya ditahan polisi,  karena diduga telah mencabuli 14 muridnya. Anak yang jadi korbannya berusia antara 5 hingga 8 tahun yang masih tetangga.

Menjadi guru ngaji seharusnya bisa menjadi teladan masyarakat. Namun tidak demikian halnya dengan Nuryasin warga Desa Jenggrik Kecamatan Kedunggalar Ngawi. Lelaki berumur 57 tahun  ini diduga telah  mencabuli sebanyak 14 gadis cilik yang menjadi muridnya. Anak yang jadi korbannya berusia antara  5 hingga 8 tahun.

Perbuatan tak senonoh pelaku terbongkar setelah salah seorang murid memberitahukan perbuatan bejat tersebut kepada orang tuanya. Korban kerap mengeluh sakit di bagian kemaluan terutama ketika hendak buang air kecil. Orang tua korban yang tidak terima langsung melaporkan kejadian tersebut ke kantor Polres Ngawi.

Pelaku kemudian ditahan setelah petugas memiliki bukti kuat dari penyelidikan dan penyidikan intensif selama beberapa minggu terakhir. Polisi juga menyita sejumlah pakaian yang dikenakan oleh para korban saat dicabuli oleh pelaku sebagai barang bukti.

Kepada petugas tersangka mengaku menyukai anak kecil karena manja. Guru ngaji tersebut membantah melakukan pencabulan karena menganggap korban sebagai anak sendiri. Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 82 Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

 

Komentar
READ  Kemarau, Berkah Bagi Petani Tembakau

Baca Juga

Leave a Comment