Gandeng BPN, Polres Bentuk Satgas Anti Mafia Tanah

KAB MADIUN – Persoalan tanah yang terjadi di masyarakat begitu komplek. Menyikapi hal itu, Polres Madiun menggandeng Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Madiun membentuk satuan tugas (SATGAS) anti mafia tanah. Hal ini untuk mengatasi sengketa tanah di masyarakat.

Polres Madiun melakukan MOU dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Madiun untuk membentuk Satgas Anti Mafia Tanah. Pembentukan satgas ini sebagai tindak dari penandatanganan MOU serupa antara Kapolda Jatim dengan BPN Provinsi Jawa Timur. Hal ini didasari oleh persoalan tanah yang terjadi di masyarakat begitu komplek.

Kapolres Madiun , AKPB I Made Agus Prasatya mengatakan permasalahan yang sering terjadi terkait tanah diantaranya penyerobotan tanah, suap – menyuap, penggunaan lahan hijau untuk area pabrik, pemalsuan dokumen serta penggeseran batas tanah. Di Kabupaten Madiun sendiri potensi permasalahan yang muncul seperti sengketa antara PT KAI dengan masyarakat di Desa Kaibon hingga kelurahan mlilir serta proses pembebasan lahan guna proyek nasional.

Sementara, kepala Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Madiun Dwi Budi Martono mengakui jika kasus pertanahan mampu menghambat pembangunan. Karenanya, Tim satgas anti mafia tanah untuk melakukan penyelesaian terkait tanah sengketa dan konflik yang diprediksi sebagai pemicu penghambat pembangunan daerah. Selain itu, juga menindak sejumlah oknum yang bermain didalamnya.

Komentar
READ  Mantan Sekda kab. Madiun Kepincut Jadi Bupati

Baca Juga

Leave a Comment