Celaka, Ribuan Hektar Sawah Terancam Kekeringan

KAB MADIUN- Belakangan ini sesuai data ternyata debit air yang berada di tiga waduk di wilayah Kabupaten Madiun kondisinya kritis dan semakin mengering. Untuk mengatasi kemungkinan terburuk, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dalam waktu dekat akan menutup pintu air.

Seperti kondisi air di Waduk Notopuro yang berada di Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Waduk ini merupakan salah satu dari tiga waduk yang ada di Kabupaten Madiun yang konsidi airnya kian menyurut. Sururtnya air dikarenakan cuaca kemarau yang berkepanjangan sejak tiga bulan terakhir.

Bila hujan tak kunjung tiba  tiga waduk itu tidak akan lagi mampu mengairi 13.693 hektar sawah milik petani. Kepala Dinas PUPR Arnowo Widjaja menjelaskan kekuatan waduk mengairi daerah irigasi untuk kebutuhan petani maksimal dibatas ketinggian debit air dua meter, jika dipaksakan dipastikan konstruksi waduk akan rusak.

Jika di musim kemarau saat ini petani di Kabupaten Madiun diminta untuk  menanam tanaman palawija yang tidak membutuhkan banyak pasokan air. Secara terinci saat ini ketinggian debit air di Notopuro turun dari 7,5 meter menjadi 4,1 meter   dan  Waduk Saradan dari 8,5 meter menjadi 3,7 meter, sedangkan Waduk Dawuhan dari 9,4 meter menjadi 4 meter.

 

 

Komentar
READ  2 Camat Naik Posisi, Kepala Dinas Kominfo Dikotak

Baca Juga

Leave a Comment