Kenaikan Tarif PDAM Masih Gelap

MAGETAN- Bupati Sumantri masih merahasiakan apakah usulan kenaikan tarif dasar PDAM Magetan bakal disetujui atau tidak. Bupati dua periode tersebut mengaku masih perlu mengkajinya termasuk kemungkinan apakah akan memberi subsidi atau tidak kalau memang tarifnya naik.

PDAM Lawu Tirta Magetan resmi mengajukan kenaikan tarif dasar tahun ini. Dari tarif dasar untuk rumah tangga sebesar seribu rupiah diusulkan menjadi 1.300 rupiah permeter kubik. Angka kenaikan tersebut berdasar dari kajian tim ahli dari Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Setelah dikaji oleh dewan pengawas usulan tersebut kemudian diajukan ke Bupati Magetan. Namun hingga sekarang Bupati Magetan, Sumantri belum memutuskan apakah usulan kenaikan tarif dasar tersebut akan disetujui atau tidak.

Mengacu pada Permendagri nomer 71 tahun 2016 tentang tarif PDAM Kabupaten Magetan wajib menetapkan tarif yang baru paling lambat november 2017 ini. Sumantri mengatakan penetapan tarif baru tidak harus naik.

Diketahui saat ini tarif dasar yang berlaku adalah 1.000 rupiah permeter kubik untuk rumah tangga.  Tarif 1.300 yang diusulkan sebenarnya sudah diterapkan pada tahun 2010 namun tahun 2013 tarif itu kembali diturunkan menjadi seribu rupiah sesuai janji kampanye Bupati Terpilih Sumantri.

 

 

643 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Komentar
READ  Tidak Boleh Iri, Kemenag Prioritaskan Calon Jamaah Haji Lansia

Baca Juga

Leave a Comment