Kejurprov Muaythai Amatir Jatim 2017

NGAWI – Kabupaten Ngawi untuk kali kedua menjadi tuan rumah kejuaraan provinsi (Kejurprov) Muaythai. Kejurprov ini di laksanakan 2 hari yakni 16 dan 17 September 2017. Kejurprov Muaythai yang dilaksanakan di Alun-Alun Merdeka Ngawi ini diikuti 89 atlet dari 12 Kota/Kabupaten Sejawa Timur. Atlit-atlit tersebut terdiri dari 32 atlet junior putra, 18 junior putri, 28 kategori senior putra dan 11 senior putri.

Sedangkan 12 daerah yang berpartisipasi yaitu Kabupaten Gresik mengirimkan 8 atlet, Blitar 5 atlet, Jember 5 atlet, Pamekasan 4 atlet, Sidoarjo  14 atlet, Kab. Probolinggo 8 atlit dan Kabupaten Pasuruan 8 atlet. Kemudian Kota Pasuruan 5 atlet Kota Malang 8 atlet, Kabupaten Malang 16 atlet, Tulungagung 3 atlet dan tuan Rumah Kabupaten Ngawi 5 atlet.

Sukses mengadakan acara dalam menjaring atlit bela diri Muaythai di wilayah Ponorogo dan sekitarnya. Team Wira Muaythai yang berpusat di Kabupaten Ngawi kembali menjadi promotor acara.

Komunitas seni bela diri Muaythai yang sudah berdiri hampir 2 tahun dan biasa disebut Team Wira juga mencari bakat anak-anak di bidang bela diri khusus di daerah Kab. Ngawi dan sekitarnya untuk usia 12 – 17 tahun. Team Wira juga menyediakan rumah tinggal atau mess bagi anak didik yang telah bergabung dengan Team Wira. Tidak hanya itu saja Komunitas Muaythai ini juga memberikan pelatihan khusus beladiri menuju perestasi, pembentukan karakter dan pendidikan hingga jenjang perkuliahan bagi anak anak yang tidak mampu.

Dalam Kejurprov ini juga di tampilkan tradisi tarian Thailand sebelum melakukan pertandingan yakni Wai Khru sebagai simbol penghormatan kepada guru. Ketika sujud mempunyai makna yang berbeda dari masing-masing petarung, lazimnya sebagai penghormatan perguruan, keluarga dan terakhir sujud kepada dewa.

READ  Duet Manteb-Anom Buka Rangkaian Grebeg Maulud

Komentar

Baca Juga

Leave a Comment