Grebeg Home Industri Obat Ilegal Desa Kertosari

KAB MADIUN- Satuan reserse narkoba Polres Madiun dan balai besar  pengawas obat dan makanan Jawa Timur menggrebeg sebuah industri rumahan obat tradisional yang diduga tak memiliki ijin edar. Ratusan botol dari beberapa item produk obat tradisional di sita polisi sebagai barang bukti.

Petugas satuan reserse narkoba Polres Madiun dan petugas BPOM Jawa Timur menggeledah sebuah industri rumahan obat tradisional di Desa Kertosari Geger Madiun. Dari hasil penggeledahan petugas menemukan ratusan botol obat tradisional yang tak memiliki ijin edar dan ribuan pil obat herbal yang siap dikemas.

Kardus kardus tersebut berisi produk obat untuk kecantikan kanker dan penyakit dalam yang lain. Obat obatan itu disimpan di dalam gudang belakang rumah milik Suparno 46 tahun yang juga selaku Direktur CV Nurusy Syifa.

Kapolres Madiun, AKBP I Made Agus Prasetya menerangkan hasil dari pemeriksaan sementara produksi obat obatan herbal sediaan farmasi yang diproduksi oleh CV Nurusy Syifa tidak memenuhi standart farmasi.

Untuk proses penyidikan lebih lanjut ratusan botol obat herbal siap edar dan ribuan butir obat obatan jenis pil dan kapsul tidak sesuai standart diamankan sebagai barang bukti. Sedangkan tersangka Suparno ditahan di Mapolres Madiun dan dikenakan Pasal 197 dan atau 196 Undang Undang RI No 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak satu milyar lima ratus juta rupiah.

528 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Komentar
READ  Terbongkar ! Proyek Gedung Baru DPRD Belum Ada IMB Sejak 2015

Baca Juga

Leave a Comment