Aksesoris Kawat Listrik Tembus Pasar Eropa

PACITAN – Memanfaatkan Kawat Listrik atau Wire, seorang dosen di Perguruan Tinggi di Pacitan mampu meraup uang puluhan juta rupiah. Bahkan, hasil kerajinan berupa kalung dan aksesoris dari kawat lainnya tembus pasar Eropa.

Kebanyakan orang menilai kawat listrik tak bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah. Namun berbeda dengan Cusna Apriyanti, warga lingkungan gantung, kelurahan Pacitan. Selain berkecimpung di Perguruan Tinggi di Pacitan sebagai dosen Bahasa Inggris, ibu satu anak ini juga menekuni kerajinan tangan yang dihasilkan dari Kawat Listrik. Dengan modal dikisaran 5 juta rupiah, kini ia mampu menghasilkan uang hingga puluhan juta rupiah perbulanya.

Usaha yang digeluti bersama keponakanya sejak tiga tahun lalu itu sudah menghasilkan ratusan aksesoris seperti kalung, gelang, dan cincin dari kawat listrik. Untuk mempercantik karyanya, ia menggunakan batu akik asli Pacitan, sehingga mampu menarik perhatian para konsumen. Tidak main-main, saat ini pemasaran hasil karyanya ini tidak hanya di indonesia saja, bahkan sudah tembus di Eropa, selain itu, karya dari kawat listrik ini sudah mengikuti pameran di spain.

Dalam sehari ia mampu membuat 5 hingga 10 aksesoris dari kawat listrik. Hasil karyanya ini di bandrol dengan harga yang berbeda-beda, mulai 50 ribu hingga satu juta rupiah tergantung tingkat kesulitan dalam proses pembuatan.

Meski aktif mempromosikan produknya via Website, instagram maupun Facebook, Cusna mengaku bahwa kedekatan langsung dengan pelanggan merupakan kunci sukses pemasarannya. Efek pemasaran via internet memang diakuinya bisa mendongkrak penjualan.

Ia juga menambahkan, siapa pun bisa sukses asal mau bekerja keras dan rajin, jika ingin memulai usaha yang terpenting adalah keberanian dalam mengambil keputusan dan fokus pada apa yang dikerjakan.

Komentar
READ  Menyusuri Indahnya Wisata Karangnongko

Baca Juga

Leave a Comment