Kasus Kekeringan Di Ponorogo Meningkat

PONOROGO – Kasus bencana kekeringan di wilayah Kabupaten Ponorogo terus mengalami peningkatan.  Untuk mengantisipasi kekurangan air bersih, BPBD Ponorogo melakukan droping air ke sejumlah titik, sedangkan berdasarkan tahun sebelumnya BPBD hanya melakukan droping ke 14 titik, kini ditahun 2017 bertambah 21 titik.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ponorogo, di tahun 2017 kasus kekeringan mengalami peningkatan yang cukup tingi. Di tahun sebelumnya, BPBD Ponorogo melakukan droping  air sebanyak 14 titik dari total 9 kecamatan di kabupaten Ponorogo, kini ditahun 2017 bertambah menjadi 21 titik.

Meningkatnya kekeringan di Ponorogo, dipicu akibat  kemarau panjang di tahun 2017 ini.  Diperparah  banyak desa yang mengalami tanah retak, sehingga sumur yang ada tidak bisa digunakan warga.

Untuk mengatisipasi  terjadinya kekurangan air bersih, BPBD Ponorogo melakukan droping air ke warga. Setiap harinya BPBD droping air sebanyak 12 tangki dan disebar di tiga desa, sedangkan satu tangki berisi 6000 liter air bersih.

Sementara hingga sampai saat ini, warga yang mengalami kekeringan terus berharap ke pemerintah kabupaten Ponorogo, untuk mencarikan solusi agar desanya tidak kesulitan air bersih. Warga juga berharap untuk dibuatkan sumur, supaya warga tidak mencari air disungai yang jaraknya cukup jauh.

Komentar
READ  Pemuda Tenggelam Di Sungai Belum Ditemukan

Baca Juga

Leave a Comment