Ribuan Warga Ikuti Tradisi Kuras Sendang Dan Rebutan Tumpeng

MADIUN – Ribuan warga di Kabupaten Madiun mengikuti tradisi Ruwatan Sendang Air Belerang dan rebutan tumpeng raksasa. Tak hanya itu, warga juga berebut sisa air jamasan untuk memandikan keris pusaka agar mendapat berkah dan tolak balak segala musibah. Tradisi tahunan ini digelar dalam rangka menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharam atau Bulan Suro.

Meski belum tiba di finish, namun sejumlah tumpeng raksasa berisi aneka buah, sayur dan hasil bumi lainya ini langsung diserbu ribuan warga yang mengikuti tradisi Ruwat Sengkolo Bumi Projo, di lokasi Wisata Umbul Square, di desa umbul kecamatan Dolopo kabupaten Madiun.

Tak hanya orang dewasa, bahkan anak-anak pun juga rela berdesakan dan berebut tumpeng yang diarak keliling desa oleh panitia. Selesai berebut tumpeng, dan mengarak ogoh-ogoh simbul musibah dan penyakit, warga kembali menyerbu lokasi jamasan sejumlah pusaka desa setempat.

Warga kembali berebut, sisa air jamasan sisa memandikan pusaka tersebut untuk sekedar cuci muka, dan sebagian dibawa pulang dengan harapan mendapat berkah. Warga percaya, air sisa jamasan pusaka dapat dijadikan tolak balak segala musibah maupun penyakit untuk keluarga.

Selanjutnya, acara inti pada Tradisi Ruwat Sengkolo Bumi Projo ini adalah menguras sendang air belerang. Dimana sendang ini merupakan satu-satunya sumber air belerang yang berada di dataran rendah yang dipercaya dapat menyembuhkan segala penyakit. Selanjutnya melakukan doa bersama di situs peninggalan kerajaan majapahit.

Tradisi ini bertujuan Ruwatan Sengkolo Bumi Projo ini, selain untuk mendapat berkah di Bulan Suro atau Tahun Baru Islam, juga sebagai icon tahunan di lokasi Wisata Umbul Square sehingga dapat menarik ribuan pengunjung dari berbagai daerah.

Komentar
READ  Jago Demokrat Dan Golkar Siap Bertarung

Baca Juga

Leave a Comment