Empat Korban Golok Maut Dirujuk ke Rumah Sakit

NGAWI – Empat orang korban pembacokan asal kecamatan Jogorogo Ngawi, dirujuk dari Puskesmas setempat menuju Rumah Sakit At Tin Ngawi. Aksi pembacokan satu keluarga itu, dilakukan oleh calon menantunya. Insiden itu,membuat  puluhan warga desa marah, dan memburu pelaku yang diperkirakan bersembunyi di hutan lereng gunung lawu.

Para petugas Medis Puskesmas Jogorogo Kabupaten Ngawi, dibantu anggota kepolisian , sedang mengevakuasi empat korban pembacokan asal desa Dawung kecamatan Jogorogo, menuju ambulan. Neni Agustin, Sumiyati, Prawiro Sikas dan Sumiyem, dirujuk  ke Rumah Sakit At Tin Husada Ngawi, setelah mendapatkan pertolongan pertama dari tim medis.

Empat orang yang masih satu keluarga ini, merupakan korban serangan golok, oleh Muh Mudiono, pemuda asal desa Macanan kecamatan Jogorogo. Pemuda berumur 30 tahun tersebut, mengamuk saat berkunjung ke rumah keluarga calon istrinya, Neni Agustin. Keempat korban mengalami luka parah, namun yang paling kritis dialami Neni Agustin, karena terkena bacokan pada leher dan kepala.

Marah dengan kejadian tersebut, puluhan warga desa Dawung marah besar. Dengan membawa pentungan, mereka memburu Muh Mudiono, pelaku pembacokan yang melarikan diri ke hutan lereng gunung lawu. Namun upaya menemukan pelaku masih gagal, dan aparat Polsek Jogorogo berupaya menenangkan massa, agar tidak main hakim sendiri.

Sementara itu Sujarino, ayah Neni Agustin, langsung pingsan saat mengetahui kejadian tragis tersebut. Lelaki itu, selamat dari serangan calon menantunya, karena saat kejadian sedang di luar rumah untuk bekerja. Sujarino, kemudian dirawat tetangganya karena menderita  gangguan Psikologis.

Komentar
READ  Saksi Gus Ipul – Puti Tolak Tanda Tangan

Baca Juga

Leave a Comment