Kades, Pecatan PNS dan PNS Aktif Ditangkap Polisi

PONOROGO – Gara – gara menjanjikan ke sejumlah warga untuk dicarikan pekerjaan sebagai pegawai negeri sipil di Ponorogo, seorang kepala desa, pecatan PNS dan PNS aktif ditangkap Satreskrim Polres Ponorogo. Ketiga pelaku ini, berhasil menguras  harta korban dengan total uang senilai 75 juta rupiah, dan akhirnya tertangkap di Solo setelah setahun dilakukan pengejaran.

Ketiga pelaku penipuan CPNS di kabupaten Ponorogo yang berhasil tertangkap polisi diantaranya, Agus Setyo Budiono kepala desa Banjarejo kecamatan Dagangan kabupaten Ponorogo, Sundadi  yang tak lain pecatan PNS Magetan warga desa Candi, kecamatan Balerejo kabupaten Madiun, dan Joko Santoso PNS aktif di Ponorogo warga kelurahan Ronowijayan kecamatan Ponorogo kabupaten Ponorogo.

Para pelaku ini ditangkap polisi, berdasarkan laporan dari Sutrisno warga desa Slahung kecamatan Slahung kabupaten Ponorogo, jika dirinya telah ditipu mentah – mentah atas penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil di wilayah Ponorogo. Sedangkan modus yang dilakukan para pelaku ini, menjanjikan  bisa memasukkan anak korban atas nama Risma Ainun Amarwati sebagai PNS tanpa tes, namun dikenai biaya perekrutan senilai 200 juta rupiah.

Karena tipu muslihat pelaku cukup menggiurkan, akhirnya korban bersepakat dan memberi uang sebagai uang muka senilai 75 juta rupiah secara bertahap pada tahun 2014 lalu. Sedangkan di tahun 2015 hingga 2016 janji para pelaku tidak ada kejelasan, korban langsung melaporkan ke polres ponorogo, meminta keadilan dan segeraditangkap para pelaku penipuan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Rudy Darmawan  menjelaskan, pihaknya terus melakukan penyelidikan atas kasus penipuan cpns ini. Pelaku berhasil  ditangkap di daerah Solo meski sempat melarikan diri selama satu tahun.

Dari tangan tersangka petugas menyita barang bukti tiga kwitansi penyetoran uang masing masing senilai 20 juta rupiah, 30 juta rupiah dan 25juta rupiah. Atas perbuatannya, tersangka terjerat dengan pasal 378 KUHP dan 372 KUHP tentang tindak pidana penipuan atau penggelapan dengan ancaman penjara 4 tahun.

READ  Khofifah Temui Para Kyai Dan Kandidat Tim 9

Kini ketiga tersangka dijebloskan ke sel tahanan Polres Ponorogo, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya. Polisi juga menghimbau agar  warga yang merasa tertipu ulah ketiga pelaku ini, untuk segera melaporkan ke Polres Ponorogo.

Komentar

Baca Juga

Leave a Comment