Kasi Ops : Pemilik Tambang Belum Bayar Pajak Juni-September

KAB MADIUN- Sebuah lahan galian c disegel oleh petugas Satpol PP Kabupaten Madiun penyegelan dilakukan di  lahan seluas 21 hektar tersebut disinyalir karena sang pengusaha tambang memanipulasi pajak tambang. Terlebih dilokasi tersebut terdapat 2 pintu keluar untuk truk pengangkut galian.

Lahan galian c ini berada di Desa Tulung Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun. Diduga kedatangan petugas sudah bocor sebelumnya hingga tidak ditemukan aktifitas kegiatan tambang  hanya saja masih ada satu alat berat yang ditinggalkan dilokasi tambang.

Petugas langsung melakukan penyegelan dengan memasang tanda segel di alat berat. Anggota Satpol PP juga merobohkan gubuk yang berada di lokasi penambangan. Penyegelan lahan galian c milik Toha Mahsun ini dikarenakan sang pemilik melakukan manipulasi pajak.

Dengan membuat 2 pintu keluar lahan tambang untuk mengangkut tanah urug sedangkan yang dilaporkan kepada pihak dinas hanya  satu pintu keluar hal ini sangat mempengaruhi pendapatan asli daerah.

Kasi Ops Satpol PP Kabupaten Madiun, Agus Syamsu menjelaskan penyegelan dilakukan sesuai Perda no 1 tahun 2005 Pemda Provinsi Jawa Timur yakni kewajiban bagi seluruh pengusaha tambang untuk memberikan retribusi pajak daerah.

“ Agar pengusaha tambang tertib dalam melakukan pembayaran retribusi pajak daerah terlebih Toha Machsun sudah sejak bulan juni lalu belum membayarkan pajak dengan tanggungan sebesar 11 juta perbulan hingga bulan september ini,” beber Agus Syamsu.

Selain lahan tambang yang berada di Desa Tulung masih ada sedikitnya 4 lahan tambang yang berada di Kabupaten Madiun yang belum melunasi pembayaran pajak lebih dari 3 bulan.

 

Komentar
READ  Awas ! Satgas Pangan Incar Penimbun Beras

Baca Juga

Leave a Comment