Polisi Dalami Asal Usul Golok Maut

NGAWI – Polres Ngawi menangkap teman pelaku  pembacokan, yang menewaskan seorang gadis dan melukai 3 orang lainnya. Sepeda motor yang digunakan mengantar pelaku ke rumah korban, juga disita. Polisi menyelidiki, asal usul golok yang digunakan dalam penyerangan kepada keluarga calon mertua, yang berujung tewasnya calon istrinya.

Kasus pembacokan terhadap 4 anggota keluarga Sujari membuat sibuk Polsek Jogorogo Polres Ngawi. Untuk mengungkap kasus, pihak berwajib mengamankan BJ, teman Muh Mudiono. BJ, diinterogasi oleh anggota Satreskrim Polres Ngawi, di salah satu ruangan Polsek setempat. Polisi juga mengamankan sepeda motor, yang digunakan BJ untuk mengantarkan, Muh Mudiono ke rumah Sujari, calon mertuanya di desa Dawung kecamatan Jogorogo.

Salah satu fokus pemeriksaan petugas, untuk mencari informasi tentang golok, yang dipakai untuk menebas leher Neni Agustin, calon istrinya sehingga tewas saat menjalani perawatan di Rumah Sakit At Tin Husada Ngawi. Polisi masih mendalami modus penyerangan dan pembunuhan oleh Muh Mudiono. Informasi awal, Muh Mudiono datang ke rumah Neni untuk mengurus administrasi pernikahan.

Sebelum tewas, kisah cinta kedua pasangan beda usia juga penuh drama. Muh Mudiono, saat ini statusnya merupakan buronan Polsek Jogorogo, setelah  beberapa bulan lalu, dilaporkan keluarga korban, karena membawa lari Neni Agustin, selama tiga hari. Dari informasi kerabat, pelaku yang berumur 30 tahun, sempat digerebek dan dimintai pertanggungjawaban oleh keluarga, karena melarikan Neni, yang masih berumur 16 tahun. Permasalahan dianggap selesai, setelah pelaku bersedia menikahi korban.

Untuk menangkap Muh Mudiono, anggota Polsek Jogorogo juga dibantu tim pemburu Satreskrim Polres Ngawi. Bagi warga yang mengetahui keberadaan pelaku, diharapkan untuk melaporkan kepada pihak berwajib.

Komentar
READ  Empat Hari Mancur, Dinas ESDM Prov Jatim Ambil Sampel Air

Baca Juga

Leave a Comment