Sat Pol PP Angkut Gerobak PKL, Ini Alasanya

KOTA MADIUN- Sat Pol PP Kota Madiun bersama tim gabungan melakukan razia terhadap pedagang kaki lima di seputaran Alun-Alun Kota Madiun. Razia dilakukan karena sejumlah pedagang kaki lima tidak mematuhi peraturan daerah nomor 14 tahun 20012. Dalam peraturan tersebut, PKL mulai berjualan di alun-alun kota madiun diatas jam 12 siang.

Sat Pol PP kota madiun langsung menertibkan pedagang kaki lima yang hendak berjualan di alun-alun kota madiun. Penertiban ini dilakukan karena sejumlah pkl sering melanggar jam operasional yang telah ditetapkan dalam peratuwan daerah nomor 14 tahun 2012 tentang penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima.

Di mana dalam aturan tersebut tercantum PKL boleh berdagang dimulai jam 12 siang. Namun faktanya ada saja PKL yang melanggar dengan nekad berjualan  jam 08.00-10.00 siang. Inilah yang membuat petugas penegak perda tersebut bertindak tegas.

Agus Sugiri, kepala bidang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat Sat Pol PP Kota Madiun mengatakan sejumlah pedagang selama ini melanggar aturan dengan berjualan dibawah jam 12 siang.

“ Tindakan tegas diberikan kepada PKL yang nekad meninggalkan barang dagangan maupun gerobak di sekitar alun-alun Kota Madiun. Hal itu dinilai membuat alun-alun nampak kumuh,” tegas Agus Sugiri kepada awak media.

Penertiban akan dilakukan rutin agar PKL tidak membandel, hal ini untuk menjaga kondisi alun-alun Kota Madiun yang tertata serta bersih dari kesan kumuh.

Komentar
READ  Ngebut, Pengendara Motor Warga Kelun Tewas Di Lokasi

Baca Juga

Leave a Comment