Calon Pengantin Tewas, Kehabisan Darah Di Lehernya

NGAWI – Nasib tragis, menimpa gadis calon pengantin, salah satu dari empat korban pembacokan, asal kecamatan Jogorogo kabupaten Ngawi. Sempat dirawat di puskesmas setempat dan rumah sakit, gadis desa tersebut akhirnya tewas. Ironisnya, pembunuhnya adalah calon suaminya sendiri.

Empat korban pembacokan, kini menjalani  di  ruang Unit Rawat Darurat Rumah Sakit At Tin Husada kota Ngawi. Tim medis berupaya memberikan pertolongan terhadap, Neni Agustin, Sumiyati, Prawiro Sikas dan Sumiyem. Namun sayangnya, nyawa Neni agustin tak tertolong. Gadis berumur 16 tahun itu, terlalu banyak kehilangan darah, akibat luka bacokan golok pada bagian leher dan kepala.

Ironisnya, pelaku pembunuhan adalah calon suaminya sendiri Muh Mudiono , pemuda berumur 30 tahun, asal desa Macanan kecamatan Jogorogo. Sabetan golok, mengakhiri kisah cinta, kedua pengantin yang akan menikah bulan depan. Kondisi pasien lainnya, yakni Sumiyati ibu korban, Prawiro Sikas, kakek korban, dan Sumiyem, tetangganya, belum stabil.

Tewasnya calon pengantin belia itu, membuat keluarganya bersedih. Keluarga besar Neni Agustin, mengaku tak ada permasalahan dengan keluarga besar Muh Mudiono. Kedua pihak sudah menyetujui digelarnya pesta pernikahan pada bulan depan, bahkan sebagian administrasi dan persyaratan sudah dilengkapi.

Selesai mengurus Adminitrasi, jenazah Neni Agustin, kemudian dievakuasi ke kamar mayat Rumah Sakit Dokter Soeroto Ngawi untuk dilakukan visum. Hingga kini motif pembunuhan Neni Agustin dan penyerangan 3 anggota keluarganya, oleh calon suaminya sendiri  masih misteri. Polisi masih memburu pelaku, yang diduga bersembunyi di dalam hutan lereng gunung lawu.

Komentar
READ  Korsleting Listrik, Kios Pasar Beran Terbakar

Baca Juga

Leave a Comment