Satpol PP Stop Proyek Tower Telkomsel

MADIUN – Proyek pembangunan tower yang diduga belum mengantongi izin dari dinas terkait dihentikan paksa oleh petugas Satpol PP Kabupaten Madiun. Tower setinggi 40 meter yangberdiir diatas tanah milik kepala desa Tulung tersebut akan digunakan untuk pemancar jaringan telekomunikasi Provider Telkomsel.

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Madiun,langsung mendatangi sebuha proyek pengerjaan tower yang tak berizin alias ilegal milik Telkomsel yang berada di desa Tulung kecamatan Saradan Kabupaten Madiun.  Sejumlah pekerja nampak sedang mengerjakan konstruksi bangunan tower dan pekerja lain nampak sedangmenginstalasi aliran listrik tower tersebut.

Menurut informasi sementara, berdirinya tower Base Transceiver System (BTS ) diatas lahan seluar sekitar 100 meter tersebut belum memiliki izin dari dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu. Petugas langsung menghentkan paksa pengerjaan proyek tersebut dan meminta kepada para pekerja agar tidak melakukan aktifitas pekerjaan sebelum izin dari dinas terkait belum keluar.

Sementara itu dari pengakuan warga yang berada disekitar lokasi tower, sebelum nya warga sempat dikumpulkan dikantor desa guna pemeberitahuan jika akan ada pembangunan Tower Provider milik Telkomsel, namun warga tidak dijelaskan apakah pembangunan tower tersebut sudah mengantongi zin atau belum, hanya saja warga diminta untuk menandatangani surat persetujuan dan diberikan kompensasi sebesar 400 ribu.

Sangat disayangkan pembangunan tower setinggi 40 meter dan berada di lingkungan perkampungan warga luput dari pengawasan pihak pemerintah desa.

Komentar
READ  Daftar Tunggu Haji Tembus 22 Tahun

Baca Juga

Leave a Comment