PDAM Terancam Bangkrut Jika Tarif Tidak Naik

MAGETAN – Masyarakat harus siap-siap mengeluarkan uang lebih untuk membayar tagihan air bersih PDAM. Pasalnya tarif dasar yang diperlakukan saat ini akan naik. Kajian dari DPRD Magetan sejalan dengan pengajuan kenaikan tarif oleh PDAM setempat.

Setelah melewati berbagai proses kajian sepertinya kenaikan tarif dasar PDAM harus dilakukan. Tarif yang diusulkan adalah  1.300 rupiah permeter kubik untuk rumah tangga. Angka kenaikan tersebut berdasar dari kajian tim ahli dari Universitas Sebelas Maret, UNS Surakarta. Setelah dikaji oleh dewan pengawas usulan tersebut kemudian diajukan ke Bupati Magetan.

Ketua Komisi C DPRD Magetan, Nur Wachid menjelaskan pihaknya bersama PDAM dan Pemkab sudah melakukan konsultasi ke Kemendagri. Berdasar kajian di lapangan kenaikan tarif PDAM memang harus dilakukan agar salah satu BUMD tersebut tidak bangkrut.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa tersebut menjelaskan, ada opsi lain yang bisa dilakukan yaitu subsidi silang. Saat ini opsi-opsi di atas masih dikaji oleh Eksekutif dan Legislative.

Diketahui saat ini tarif dasar PDAM yang berlaku adalah 1.000 rupiah permeter kubik untuk rumah tangga. Tarif 1.300 yang diusulkan sebenarnya sudah diterapkan pada tahun 2010 namun tahun 2013 tarif itu kembali diturunkan menjadi seribu rupiah sesuai janji kampanye Bupati terpilih Sumantri.

 

 

Komentar
READ  2.653 Pelamar CPNS, 530 Dinyatakan TMS

Baca Juga

Leave a Comment