Tangis Balita Membuat Panik Saat Proses Evakuasi

PONOROGO – Diduga karena sopir mengantuk sebuah mobil sarat penumpang menghantam pohon di jalur Ponorogo Madiun. Para penumpang dan polisi panik karena 3 balita yang ikut dalam rombongan terus menangis kesakitan, bahkan ada yang terlihat lemas tak berdaya.

Tangis kesakitan dari 3 balita yang menjadi korban kecelakaan tunggal mobil di jalur Ponorogo ini sempat membuat panik para penumpang dan anggota polisi yang melakukan evakuasi. Satlantas langsung membawa para balita dan korban lainnya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan karena ada satu balita yang terlihat lunglai lemas.

Diduga kecelakaan tunggal mobil  yang disopiri Hendrik warga Purbosuman Ponorogo karena mengantuk setelah mengantar penumpang dari Ponorogo Surabaya dan kembali lagi ke Ponorogo.

Namun sopir mobil justru menyalahkan penumpang yang menurutnya sempat menarik setir mobil setelah bangun tidur. Sementara itu proses evakuasi bangkai mobil yang berpenumpang 9 termasuk sopir berjalan lama karena ban meletus dan velg nya pecah.

 

Komentar
READ  Kemenaker Akan Minimalisir Kekerasan TKI

Baca Juga

Leave a Comment