Terik Menyengat Petani Tembakau Justru Tersenyum

KAB MADIUN – Musim kemarau tahun 2017 ini nampaknya membawa berkah bagi petani tembakau di Kabupaten Madiun. Selain kualitas dan mutu panen bagus harga jual tembakau juga naik. Meski ditahun kemarin petani tembakau sempat gagal panen hampir menyeluruh.

Kondisi tanaman tembakau milik petani di Desa Ngale Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun, hampir semua tanaman tembakau yang ada tumbuh baik dan subur karena panas yang stabil.

Selain memiliki mutu dan kualitas yang baik harganya pun naik dibanding tahun sebelumnya, yaitu 70 hingga 80 ribu rupiah perkilogramnya. Angka itu untuk tembakau varietas baik yang biasa digunakan untuk rokok kretek.

Sementara untuk rokok mild harga tertinggi mencapai 42 ribu rupiah perkilogramnya. Di mana tahun kemarin petani hanya mampu menjual dengan harga 7 ribu rupiah hingga 15 ribu rupiah perkilogramnya. Rendahnya harga akibat kualitas tembakau yang jelek akibat curah  hujan yang cukup tinggi.

Saat ini dalam 1 hektar petani mampu memanen tembakau sebanyak 1 koma 8 ton. Sedangkan tahun kemarin petani tembakau banyak yang gagal panen.

 

Komentar
READ  Distribusi Tabloid Indonesia Barokah Via Kantor Pos

Baca Juga

Leave a Comment