Bisnis Jerami Di Akhir Musim Kemarau

MAGETAN – Penghujung musim kemarau tahun ini, masih memberi berkah bagi pedagang jerami di kabupaten Magetan. Omzet penjualan mereka meningkat drastis, karena masih banyak permintaan jerami dari para peternak sapi yang kesulitan mencari rumput, akibat musim kemarau.

Beginilah aktivitas jual beli jerami di pasar tradisional kecamatan Plaosan kabupaten Magetan. Di salah satu sudut pasar, terdapat sejumlah pedagang yang sudah puluhan tahun menggantungkan pendapatan hidupnya dari menjual jerami.

Hingga saat ini, di penghujung musim kemarau, omzet penjualan jerami, cukup meningkat signifikan. Karena hingga sekarang masih banyak para peternak sapi yang mencari jerami, untuk pakan ternak mereka.

Selain membeli langsung dari sawah, para pedagang ini juga menerima penjualan dari para pencari jerami, atau para petani padi yang gagal panen meskipun dalam jumlah sedikit. Biasanya, jerami yang masih hijau dan segar, lebih banyak diminati para pembeli dari pada yang sudah kering . Untuk satu ikat jerami ukuran kecil, biasanya dijual seribu rupiah.

Bertahanya bisnis jerami di wilayah ini tak lain karena mayoritas penduduknya petani sayur, dan memiliki ternak sapi. Biasanya mereka mengandalkan rumput gajah sebagai makanan pokok, namun karena pada musim kemarau rumput gajah tidak bisa tumbuh dengan subur, maka jerami menjadi pilihan utama.

Tidak hanya dari Magetan, para pembeli juga berasal dari luar daerah, seperti seperti Karanganyar dan Wonogiri Jawa Tengah.

 

Komentar
READ  Bangunan KIR Bendo Akan Disewakan Ke Investor

Baca Juga

Leave a Comment