Puluhan Apoteker Tolak Obat Terlarang

NGAWI – Puluhan apoteker dari berbagai apotik di Kabupaten Ngawi, menggelar aksi simpatik di depan kantor Sekretariat Kabupaten Ngawi. Dalam aksinya para apoteker, menolak peredaran obat yang  terlarang, serta memberikan informasi kepada warga, agar tidak memakai obat secara bijak dan benar.

Puluhan apoteker yang tergabung dari Ikatan Apoteker Indonesia atau IAI,  menggelar aksi simpatik di depan kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Ngawi. Mereka membawa spanduk besar, untuk menolak penyalahgunaan obat dan peredaran obat terlarang. Puluhan peramu obat  ini, berasal dari 90 apotik yang tersebar di 19 kecamatan Kabupaten Ngawi.

Aksi simpatik ini, digelar karena para apoteker, resah dengan maraknya penyalahgunaan obat resmi, yang dijual oknum tidak bertanggungjawab, sebagai pengganti narkotika. Selain itu mereka juga menolak peredaran obat berbahaya karena efek sampingnya, salah satunya yang terkenal adalah PCC (Paracetamol, Caffeine Dan Carisoprodol)

Sebanyak 90 apotik di Kabupaten Ngawi, juga mengklaim telah steril dari berbagai macam obat yang telah dilarang oleh badan pengawasan obat Republik Indonesia ada tahun 2013, karena mengandung Karisoprodol, seperti  yaitu Somardril Compossitum, New Skelan, Carsipain, Carminofein, Etacarphen, Cazerol dan Bimacarphen.

Dalam aksi tersebut, para apoteker juga memberikan edukasi dan kosultasi kepada warga, tentang cara memperleh obat secara benar dan pentingnya cara pemakaian obat, sehingga tidak beresiko fatal.

Komentar
READ  Panen Raya, Warga Gelar Tradisi Perang Nasi

Baca Juga

Leave a Comment