900 Bedak Ludes Terbakar, Api Masih Menyala

NGANJUK – Kebakaran pasar Kertosono Nganjuk hingga siang api masih belum padam, ada sejumlah titik api yang menyala, pihak damkar Nganjuk kembali menerjunkan sebanyak tiga damkar. Total sebanyak 900  lebih bedak terbakar. Sementara Bupati Nganjuk mulai mempersiapkan relokasi untuk para korban bencana kebakaran.

Hingga siang sejumlah titik api masih terlihat di sejumlah area kebakaran Pasar Kertosono Nganjuk, meski PMK sudah menerjunkan sebanyak 17 mobil PMK pada saat terjadi kebakaran pada malam hari, namun hingga siang hari api masih menyala.

PMK kembali menerjunkan sebanyak 3 unit mobil damkar, guna mematikan titik api dan sisa sisa kepulan asap api. Nampak sejumlah pedagang juga terlihat berupaya menyelamatkan barang dagangannya.

Sementara menurut Bupati Nganjuk, Taufiqurrahman, dari musibah kebakarn itu ada sebanyak 990 bedak milik warga yang terbakar, hanya tersisa dua hingga lima yang tidak terbakar.

Bupati langsung melakukan rapat mendadak dengan sejumlah Muspika, terkait relokasi terhadap para korban kebakaran. Pihak pemda segera melakukan relokasi di lapangan banaran kertosono dengan mendirikan tenda tenda darurat. Pemda juga akan memberikan bantuan kepada para korban. Dengan melihat kekeuatan APBD yang ada.

Sebelumnya pasar tradisional Kertosono kecamatan Nganjuk, terbakar sekitar pukul 21.30 wib. Lebih dari 900 kios warga yang ada di dalam pasar ludes di lalap sijago merah. Diduga kuat api berasal dari toko elektronik, yang mengalami konsleting listrik.

Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai 26 milyar rupiah.

Komentar
READ  Penjaringan Anggota BPD Dinganjuk Diwarnai Protes

Baca Juga

Leave a Comment