Batik Khas Kota Madiun Belum Ada Di Pasaran

MADIUN – Pada Hari Batik Nasional ini, penjual batik di Kota Madiun menginginkan Pemerintah Daerah memberi perhatian khusus terhadap pelestarian batik lokal. Hal ini karena batik khas kota madiun belum diedarkan secara luas di pasaran.

Hal itu diungkapkan Samiran, salah satu penjual batik di pasar Besar Kota Madiun.  Selama 10 tahun berjualan batik, dirinya belum pernah memasarkan batik lokal Kota Madiun. Penjual batik di Pasar Besar Madiun (PBM) menginginkan pemerintah daerah serta pelaku Usaha Mikro kecIl dan Menengah (UMKM) dalam hal ini pengrajin batik lebih instens memasarkan produk batik.

Menurut Samiran, berbagai jenis batik khas Kota Madiun belum pernah dijual di pasaran, seperti motif pecelan yang terinspirasi dari nasi pecel sebagai kulier Khas Kota Madiun. Batik lokal saat ini hanya digunakan di instansi pemerintahan dan pelajar di Kota Madiun. Padahal, minat masyarakat membeli batik khas Madiun cukup tinggi.

Minat masyarakat membeli batik cukup tinggi. Bukan hanya kalangan orang tua, tetapi juga merambah ke anak-anak usia remaja hingga dewasa. Diharapkan, pemerintah dan pengrajin batik terus berkreasi dengan meningkatkan motif batik agar lebih dicintai masyarakat.

Komentar
READ  2 Jamaah Haji Drop Saat Perjalanan Menuju Madiun

Baca Juga

Leave a Comment