Hingga September 2017 Sudah Terjadi 54 Kasus Laka KA

KOTA MADIUN – Rendahnya tingkat kesadaran masyarakat saat melintas perlintasan Kereta Api menyebabkan banyaknya kasus kecelakaan. Puluhan  anggota komunitas pecinta kereta api bersama mahasiswa taruna dan taruni akademi perkeretaapian indonesia turun langsung di sebuah perlitasan kereta api untuk melakukan sosialisasi tentang pentingnya menjaga keselamatan saat melintasi perlintasan KA.

Tak hanya itu nampak juga maskot PT KAI Si Loko juga turun jalan mensosialisasikan tertib berlalu lintas di perlitasan kereta api. Hal ini untuk menyadarkan masyarakat pengguna jalan untuk lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api  terutama mengurangi kecepatan kendaraaan ketika hendak menyeberangi perlintasan.

Sosialisasi ini penting dilakukan karena selama 2016 di wilayah kerja PT KAI Daerah Operasi 7 Madiun terjadi 47 kasus kecelakaan di Perlintasan KA  dan pada 2017 hingga akhir September terjadi 54 kasus.

Dalam undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas masyarakat wajib mengurangi kecepatan saat hendak melintas di perlitasan kereta api. Wilayah PT KAI daop 7 Madiun terdapat 310 perlintasan KA.

Dari jumlah tersebut sebanyak 75 perlintasan dijaga oleh PT KAI dengan pintu perlintasan.  Sisanya tidak terjaga dan sebagian lagi liar meski demikian jika ingin pengadaan palang pintu KA  menjadi kewenangan Pemerintah Kota  Kabupaten  Propinsi.

 

 

 

Komentar
READ  Kondisi Taman Lalu Lintas Bantaran Tak Terawat

Baca Juga

Leave a Comment