Batik Motif Khas Daerah Mulai Dibranding

PONOROGO- Warga Ponorogo terus berusaha melestarikan Batik Khas Ponorogo. Salah satunya motif ponoragan dengan gambar layaknya reog lengkap dengan gambar gamelan dan bulu merak, yang merupakan andalan warga Ponorogo,

Di era tahun 1950 hingga 1080-an, Kabupaten Ponorogo, terkenal dengan kampung maupun sentra pembuatan batik lukis tradisional. Bahkan sentra pembuatan batik tradisional di Ponorogo jumlahnya hingga 700 sentra batik.

Tak hanya itu, Ponorogo juga memiliki motif batik tersendiri yang menunjukan buatan Ponorogo, salah satunya motif Batik Adepan, Kembang Soko, Serat Aji serta Motif Senjang Jenduk.

Sayang, kini sentra kerajinan batik tradisional di Ponorogo tinggal 10 Home Industri saja. Salah satunya milik Butik Lesoeng, yang ada di kelurahan Mangkujayan, kecamatan Ponorogo. Ya, ditempat ini anda masih bisa melihat secara langsung pembuatan batik tulis atau batik tradisional. Mulai dari proses pembuatan dasar hingga pewarnaan menggunakan Canting.

Untuk menambah minat pembeli, ditempat ini sengaja membuat batik bermotif khas daerah dengan corak dan gambar yang sedikit modern. Salah satunya batik khas Ponorogo. Jika biasanya batik khas Ponorogo hanya identik dengan gambar bulu merak, ditempat ini kain batik diberi gambar berbagai macam. Mulai dari gambar Dadak Merak, Gamelan serta berbagai aksesoris yang biasa digunakan untuk pertunjukan reog.

Sementara proses pembuatan batik tulis sendiri memang memakan waktu cukup lama, yakni antara empat hari hingga dua minggu. Tergantung motif yang dibuat berbeda dengan Batik Cap atau yang biasa disebut batik sablon yang membutuhkan waktu dua hari saja.

Tak hanya menjual kain dan baju batik beraneka motif, ditempat ini juga menjual berbagai peralatan untuk membatik. Mulai canting, malam hingga tungku untuk memanaskan malam. Sementara harga jual batik mulai dari 80 ribu hingga 2 juta rupiah, tergantung motif dan tingkat kesulitan pembuatan.

READ  Pertunjukan Seni Reog Ponorogo, Menambah Asyiknya Ngabuburit

 

Komentar

Baca Juga

Leave a Comment