Listrik Tower Diputus, Warga Minta Kompensasi 15 Juta

MAGETAN – Belum tuntas persoalan tower telekomunikasi di Bendo Magetan yang dibangun sebelum mengantongi ijin kali ini muncul masalah baru soal perpanjangan ijin tower di Kartoharjo Magetan. Warga meminta kompensasi dari 5 hingga 15 juta rupiah per-kk dari pihak provider.

Inilah tower telekomunikasi yang ada di Desa Kartoharjo Kecamatan Kartoharjo Magetan. Meski tower milik indosat ini berdiri tegak akan tetapi tower setinggi kurang lebih 70 meter tidak bisa berfungsi seperti semula karena aliran listrik diputus oleh warga.

Warga yang tinggal di sekitar bangunan tower terpaksa memutus aliran listrik karena pihak tower belum memberi kompensasi sesuai keinginan warga. Salah satu warga yang tinggal di dekat tower, Sri Ningsih mengaku ijin tower tersebut sudah habis sejak Agustus 2017.

Karena perpanjangan ijin warga meminta kompensasi dari pihak provider. Besarannya dari 5 juta hingga 15 juta rupiah per-kk tergantung jarak rumah dengan tower. Namun hingga kini permintaan kompensasi tersebut belum direspon oleh pihak indosat, bahkan indosat terkesan menghindar.

Warga menginginkan pihak indosat merespon permintaan warga dan berkenan menemui warga terdampak radiasi tower sehingga tidak ada miskomunikasi. Mengaca pada kontrak pertama atau sepuluh tahun sebelumnya warga menerima kompensasi sebesar 400 ribu per-kk.

Informasi yang dihimpun jtv, pihak indosat sudah menawarkan kompensasi satu juta rupiah per-kk, namun angka tersebut ditolak warga karena dianggap terlalu rendah.

 

 

Komentar
READ  Mantan Kasi Pidsus Jadi Saksi Praperadilan Kasus KIR

Baca Juga

Leave a Comment