Soal Lahan Jalan Musi, Pemkot “Serang” Balik Johan – Herlyana

MADIUN – Pemerintah Kota Madiun melancarkan serang balik atas gugatan Asset di jalan Musi Kota Madiun. Pemkot menggugat balik atau Rekonvensi terhadap pasangan suami istri, Johan Surya Purnama Salim dan Herlyana. Pasutri tersebut dinilai Wanprestasi atas tanah pemkot tersebut.

Hal itu diungkapkan kepala bagian hukum , Budi Wibowo saat ditemui di ruang kerjanya. Rekonvensi tersebut merupakan satu dari tiga poin jawaban Pemerintah Kota Madiun atas gugatan Johan Suryapurnama Salim dan Herlyana di Pengadilan Negeri kota Madiun. Rekonvensi atau gugat balik sengaja dilakukan karena Johan dan Herlyana sebagai penggugat dinilai wanprestasi atas tanah dan bangunan asset di jalan musi tersebut.

Kepala Bagian Hukum kota Madiun, Budi Wibowo menjelaskan beberapa poin rekonvensi yang disampaikan ke majelis hakim diantaranya meminta majelis hakim menghukum Johan-Herlyana, membayar seluruh tunggakan pembayaran retribusi terhitung sejak tahun 2011 hingga habis masa penggunaan hak guna bangunan (HGB) 4 September 2017. Tunggakan retribusi yang semestinya dibayar sekitar 500 juta rupiah belum termasuk denda. Selain itu, pihaknya meminta permohonan provinsi kepada majelis hakim yakni status kepemilikan tanah dan bangunan di jalan musi menjadi hak pengelolaan pemda.

Poin lain yakni meminta majelis hakim mempertimbangkan adanya perintah untuk mengosongkan obyek sengketa dan tidak ada kegiatan usaha yang dilakukan penggugat. Selama ini, penggugat memanfaatkan bangunan seluas 865 meter persegi itu untuk tempat tinggal dan perbengkelan.

Komentar
READ  Rakor MUI – KODIM Soal Pemutaran Film G30S/PKI

Baca Juga

Leave a Comment