Tower Bodong Bersegel Nekad Masih Beroperasi

MADIUN – Sebuah proyek menara Base Transciever Station atau BTS Ilegal di Kabupaten Madiun, ditemukan petugas Satuan Polisi Pamong Praja dalam keadaan aktif, kendati telah dihentikan operasinya sejak dua pekan terakhir. Diduga ada upaya penghidupan mesin secara paksa oleh orang tidak dikenal, tanpa merusak segel yang sebelumya telah disematkan petugas.

Menara BTS yang merupakan perangkat pemancar sinyal milik sebuah perusaahan penyedia layanan Telekomunikasi Telkomsel, di sebuah lahan milik kepala desa Tulung, kecamatan Saradan, ini ditetapkan petugas dengan status ilegal karena tidak berizin. Pemberhentian operasi telah dilakukan sejak dua pekan lalu, berupa pemasangan segel di sejumlah boks-boks mesin.

Namun saat peninjauan ulang, petugas ke lokasi mendapati mesin-mesin itu mengeluarkan bunyi, seolah mesin habis dihidupkan. Meski ketika diperiksa, petugas tidak mendapati satu pun segel yang telah dirusak. Dari penyelidikan petugas dan pemaparan warga sekitar, diduga ada upaya paksa penghidupan mesin agar menara bts dapat beroperasi kembali oleh orang tidak dikenal, tanpa merusak tanda segel yang sebelumnya disematkan.

Sementara menurut warga sekitar, mesin menara ini memang sudah bersuara selama beberapa hari. Selain itu warga juga menduga ada aktifitas orang tidak dikenal di lokasi tersebut pada waktu-waktu tertentu.

Petugas pun akhirnya melakukan penyegelan kembali guna mengantisipasi kejadian terulang. Menurut rencana, petugas juga akan memanggil pihak penyedia layanan dan Kepala Desa ke kantor Satpol PP setempat, serta bekerja sama dengan PT. PLN untuk pemutusan paksa jaringan listrik jika keduanya mangkir dari pemeriksaan.

Komentar
READ  MUI : Kimura Harus Ditutup

Baca Juga

Leave a Comment