Lagi, Warga Minta Kompensasi Tower Telekomunikasi

KAB. MAGETAN – Belum tuntas kasus warga Kartoharjo yang meminta kompensasi dari pemilik Tower Telekomunikasi, warga Krajan Parang Magetan juga meminta kompensasi dari Tower Telekomunikasi. Kompensasi diminta warga, karena pemilik tower sudah melakukan perpanjangan kontrak setelah sepuluh tahun berlalu.

Persoalan sosial antara pemilik Tower Telekomunikasi dengan warga yang tinggal di dekat tower, kembali muncul. Kali ini warga yang tinggal di dekat Tower Telekomunikasi desa krajan kecamatan Parang Magetan, meminta kompensasi dari pemilik tower.

Kompensasi diminta warga setelah ada perpanjangan kontrak dari pengusaha dengan pemilik lahan. Salah satu warga sekitar Suyadi, menjelaskan, saat pembangunan awal 10 tahun yang lalu, warga di sekitar tower menerima kompensasi 400 ribu rupiah per-kk. Namun saat ada perpanjangan kontrak tahun ini, warga mengaku tidak menerima kompensasi.

Suyadi mengaku, kompensasi yang dimintanya sangat wajar, karena ia cukup merasakan dampak tinggal dekat tower. Salah satunya, ia mengalami kejadian lempengan besi jatuh dari tower, dan mengenai atap rumahnya.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Peananaman Modal Dan Perijinan Terpadu Satu Pintu, atau DPMPTSP Magetan, Joko Trihono, mengatakan, tower telekomunikasi yang ada di Krajan Parang tersebut sudah berijin.

Sesuai ketentuan saat ini, pemilik tower tidak diwajibkan memperpanjang ijin HO lagi, karena sudah dihapus oleh pemerintah. Persoalan yang muncul di masyarakat, yaitu permintaan kompensasi, merupakan persoalan sosial, yang diharapkan bisa diselesaikan dengan baik antara pemilik tower dengan warga.

Kasus yang sama juga terjadi di kartoharjo magetan, saat warga yang tinggal dekat tower juga meminta kompensasi pasca adanya perpanjangan kontrak dengan pemilik lahan.

Komentar
READ  Berawal Dari Kecewa, Sudiro Ahli Bikin Speed Boat

Baca Juga

Leave a Comment