Jangan Jambret Di Ngawi Jika Tidak Ingin Dihajar Peluru

KAB. NGAWI – Petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Ngawi, terpaksa menembak kaki pelaku penjambretan, karena melawan saat hendak di sergap oleh petugas. Penjambret  yang sering mengincar  korban perempuan,  langsung dibawa ke Rumah Sakit Widodo Ngawi, untuk mendapatkan perawatan.

Petugas Sat Reskrim Polres Ngawi, membawa Bian Sutemi, 24 tahun, warga desa klitik, kecamatan Geneng Ngawi, ke Rumah Sakit Widodo Ngawi, untuk mendapatkan pertolongan medis.  Pemuda pengangguran yang sering melakukan aksi penjambretan, terpaksa di tembak kaki kirinya, karena melawan.polisi menangkap bian,  di jalan jalan lingkar Kota Ngawi, tepatnya depan Gedung Olah Raga Bung Hatta.

Kejadian bermula, saat Sri Widowati, ibu rumah tangga asal desa Jururejo, kota Ngawi, mengalami penjambretan. Korban yang sedang mengendarai sepeda motor, dijambret  tasnya oleh pelaku, sehingga korban terjatuh. Tas yang berisi handphone, dan uang, itu berhasil di bawa kabur oleh pelaku.

Petugas yang mendapat laporan langsung melakukan penyelidikan, dan dari ciri-cirinya mengarah kepada pelaku. Petugas kemudian menyergap pelaku, saat melintas di jalan lingkar Kota Ngawi. Korban penjambretan rata-rata perempuan, yang jika melawan seringkali dihajar oleh pelaku.

Pelaku berikut barang bukti, langsung di bawa ke Satreskrim Polres Ngawi. Dari tangan pelaku, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti hasil jambretan, berupa  uang, tablet, hand phone, tas perempuan, dompet dan jam tangan. Petugas juga menyita sepeda motor  milik pelaku, yang biasa di gunakan  untuk melakukan penjambretan.

Komentar
READ  Legit dan Nikmatnya Durian Karanggupito Ngawi

Baca Juga

Leave a Comment