Parah, 40% Peralatan E-KTP Hasil Kanibal

KAB. MADIUN – Kondisi peralatan perekaman E-Ktp di pemerintah Kabupaten Madiun sungguh  memprihatinkan. Bagaimana tidak, sebanyak 40 persen peralatan untuk perekaman E-Ktp sudah rusak, dan peralatan sisanya  adalah hasil  kanibal, atau modifikasi sendiri agar tetap bisa berjalan.

Disaat menjelang Pemilukada  di Kabupaten Madiun. Peralatan E-Ktp yang menjadi satu satunya sumber data penduduk dan syarat melakuan pencoblosan saat Pilkada kedepan justru dalam kondisi memprihatinkan.

Bagaimana tidak, 40 persen peralatan kesemuanya sudah tak bisa dipakai. Dan sisanya hasil kanibal, atau modifikasi sendiri, agar pelayanan ke masyrakat tetap bisa berjalan.

Kerusakan alat alat vital tersebut, rata rata memang sudah aus, atau dimakan usia. Perlatan yang paling banyak rusak adalah server di 6 kecamatan, ID Print, Printer, Fingger Prin, Kamera dan peralatan lainnya.

Kabid Kependudukan Kab. Madiun, Ahmad Romadhon mengaku, dalam kondisi perlatan yang minim tersebut. Dirinya tak bisa berbuat banyak. Apalagi, anggaran yang ada, cukup minim dan tak cukup untuk perawatan dan perbaikannya.

Untuk mengatasi sejumah persoalan tersebut. Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil kab. Madiun sudah mengajukan permohonan ke Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk pengadaan alat alat perekaman E-Ktp tersebut. Dan berahrap di tahun 2018 mendatang, alat alat tersebut bisa terealisasi untuk mensukseskan pilkada serentak dan pemilu tahun mendatang.

Komentar
READ  2 Anggota DPRD Turut Dipanggil Panwaslu

Baca Juga

Leave a Comment