Derita Hydrocephalus, Bocah Klumutan Butuh Uluran Tangan

KAB. MADIUN – Seorang bocah asal desa Klumutan kabupaten Madiun mengidap penyakit Hydrochepalus sejak umur 1,5 tahun. Meski sudah berulang kali melakukan pengobatan namun belum ada tanda tanda kesembuhan, terlebih kondisi ekonomi keluarga bocah malang tersebut jauh dari cukup dan masih butuh banyak bantuan dari donatur.

Kondisi malang dialami seorang Nur Rohim, bocah 13 tahun asal desa Klumutan, kecamatan Saradan kabupaten Madiun. Bocah malang ini terus berjuang untuk hidup melawan penyakit hydrocephalus yang dideritanya.

Anak ketiga dari pasangan Siswanto dan Daminah ini hanya bisa terbaring lemas diatas tempat tidurnya setiap hari, bahkan untuk mengucap satu katapun ia tak kuasa. Bagaiamana tidak, sejak umur satu setengah tahun kondisi Nur Rohim tak selayaknya anak anak kecil biasanya, ini disebabkan karena penyakit Hydrochepalus yang dialami mempengaruhi pertumbuhan nya yang kian menurun.

Meski memiliki kartu Indonesia sehat, berbagai macam pengobatan pun juga telah dilakukan oleh pihak orang tua anak bungsu tersebut sejak umur satu setengah tahun. Namun diakrenakan kondisi kepala yang terus membesar membuat upaya pengobatan tidak berhasil.

Ayah Nur Rohim yang setiap harinya terus bekerja keras membanting tulang  sebagai pencari barang berkas rongsokan untuk dapat dijual sehingga hasilnya mampu untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Dengan kondisi ekonomi yang terbatas, orang tua Nur Rohim hanya bisa pasrah atas cobaan dari tuhan yang mereka terima, sekuat tenaga mereka mengasuh Nur Rohim dengan tabah, dan berharap Nur Rohim bisa sembuh layaknya anak anak seusianya.

3,456 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Komentar
READ  Mantan Pegawai PT. CGL Wadul Dewan Soal PHK

Baca Juga

Leave a Comment