Sawah Diuruk Tol, Dua Petani Menjerit Minta Ganti Rugi

KAB. MADIUN – Merasa dirugikan oleh pengembangan proyek tol Kertosono-Ngawi dua petani asal Kab Madiun  berduet melakukan aksi demo. Hal itu didasari atas area sawahnya yang sudah diuruk tanah namun hingga kini belum ada kejelasan mendapat ganti rugi oleh pihak tol.

Supriadi dan Saimin membentangkan spanduk di area sawah miliknya yang terdampak oleh pengembangan proyek tol Mantingan Kertosono. Dengan membentangkan spanduk protes mereka menyanyikan lagu Indonesia Raya serta orasi singkat termasuk pesan kepada Presiden Indonesia.

Aksi tersebut mereka lakukan meski hanya berdua tanpa peduli pihak pelaksana tol ikut menyaksikan. Sebab lahan mereka seluas 400 meter sebagian sudah diratakan dengan urukan tanah galian dan tidak ada komunikasi apa pun terkait ganti rugi.

Aksi ini mereka lakukan berdua di atas lahan mereka yang berdekatan dengan fly over sebab dari berbagai pihak mulai dari tingkat desa tak satupun yang turun tangan atas  masalah tersebut.

Komentar
READ  Dipemas Pemdes Segera Boyongan Ke Puspem

Baca Juga

Leave a Comment