Banyak Anak Umur 13 Tahun Sudah Hamil, Ini Pengaruh Medsos !

KAB MADIUN- Perkara permohonan dispensasi nikah di pengadilan agama Kabupaten Madiun dari tahun ke tahun cenderung meningkat. Kondisi ini cukup mengkawatirkan karena mayoritas dispensasi nikah disebabkan anak dibawah umur hamil sebelum menikah.

Data dari pengadilan agama Kab. Madiun, kasus dispensasi nikah dari tahun ke tahun terus meningkat. Seperti tahun 2017 ini saja, belum genap satu tahun jumlah warga yang mengajukan dispensasi nikah sudah ada 37 pasangan.

Ketua pengadilan agama Kab Madiun, Kafit, menyatakan dispensasi nikah ini ditempuh bagi calon mempelai laki-laki atau perempuan yang masih di bawah umur dan belum diperbolehkan untuk menikah sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku.

“Ini bukan main-main lho, fenomena ini luar biasa, kami mendata dari mulai Pacitan dan setiap hari ada saja perkara dispensasi nikah dini,” ungkap Kafit di kantornya belum lama ini.

Dari data yang masuk ke pengadilan agama, rata rata pemohon dispensasi nikah ini berasal dari warga di pelosok gunung seperti Gemarang, Kare dan sekitarnya. Pemicu utama dari hamil diluar nikah ini disebabkan faktor teknologi hingga menjurus ke dalam pergaulan anak remaja yang keblabasan.

“ Kita sering menerima permohonan itu, bayangkan anak umur 13 tahun atau SMP banyak yang hamil dan itu dipicu faktor perkembangan medsos. Banyak di daerah pelosok yang awalnya kuat agamanya namun tergerus tehnologi medsos ini,” terang Kafit sambil geleng geleng kepala.

Mayoritas, alasan pengajuan mereka mengajukan dispensasi nikah ini dilatarbelakangi kondisi remaja yang sudah hamil di luar pernikahan. Selain itu, sedikit dari jumlah itu ada juga karena orang tua yang khawatir melihat anaknya men jalin hubungan  sehingga lebih baik dinikahkan dini.

Komentar
READ  DPRD Desak Pemkot Turunkan Grade IPK CPNS

Baca Juga

Leave a Comment