Awas Jamu Ilegal Marak, Polisi Ringkus Penjualnya

MAGETAN- Ini menjadi peringatan bagi anda penjual jamu agar lebih berhati-hati memilih produk yang akan dijual. Di Magetan seorang penjual jamu harus berurusan dengan aparat kepolisian karena kedapatan menjual jamu ilegal yang tidak dilengkapi ijin edar dari BPOM RI.

Andri Yadi warga Kota Depok Jawa Barat hanya bisa pasrah saat digelandang petugas ke Mapolres Magetan. Pria berumur 34 tahun ini diringkus petugas Satreskoba Polres Magetan karena kedapatan menjual jamu illegal.

Awalnya polisi mendapat laporan dari masyarakat tentang jual beli jamu ilegal di depot jamu milik tersangka di Kelurahan Mangge Kecamatan Barat Magetan. Polisi kemudian melakukan penyelidikan di lapangan.

Alhasil dari depot jamu sumber waras milik Andri ditemukan beberapa jamu dengan aneka macam merk yang ilegal karena tidak dilengkapi ijin edar dari BPOM RI. Sebagian kemasan jamu tercantum ijin BPOM RI namun terindikasi palsu.

Kepada petugas tersangka mengaku berjualan jamu dan obat-obatan itu sudah empat bulan terakhir. Ia mengetahui kalau jamu yang dijual adalah ilegal karena tidak dicantumkan ijin edar dari BPOM. Namun karena banyaknya permintaan dari konsumen ia tetap nekat berjualan aneka macam jamu dan obat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Dari tangan tersangka disita ratusan sachet jamu dan obat dengan berbagai jenis. Atas perbuatannya tersangka dijerat pasal 197 Undang-Undang RI Nomer 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal lima belas tahun penjara.

 

Komentar
READ  Warga Protes, Di Tengah Perkampungan Ada Toko Modern

Baca Juga

Leave a Comment