Dinkes : Susah Bedakan Registrasi BPOM Asli Atau Palsu

MAGETAN- Tidak mudah bagi masyarakat umum untuk membedakan BPOM asli atau tidak pada produk jamu atau obat. Masyarakat diminta lebih berhati-hati memilih jamu atau obat dan tidak beli di tempat sembarangan untuk menghindari obat atau jamu palsu.

Polres Magetan menangkap pelaku penjualan obat dan jamu palsu, Andri Yadi asal Kota Depok Jawa Barat. Pria ini ditangkap karena menjual jamu dan obat ilegal atau tanpa ijin edar dari BPOM.

Beberapa produk yang ditemukan terdapat registrasi dari BPOM namun polisi menduga registrasi tersebut palsu. Setelah nomer registrasi tersebut dikonsultasikan ke BPOM kebanyakan produk yang diamankan petugas juga banyak dijual di toko atau kios obat.

Kepala bidang pembinaan sumber daya kesehatan Dinas kesehatan Kabupaten Magetan, Heroe Widhiatmoko, mengatakan secara kasat mata tidak mudah membedakan BPOM yang asli atau palsu, karena harus mengecek secara online.

Sehingga bagi kalangan masayarakat awam yang nota bene sering mengkonsumsi jamu atau obat di depot jamu rentan menjadi korban peredaran jamu tanpa ijin edar dari BPOM yang membahayakan kesehatan mereka.

Masyarakat diminta lebih berhati-hati memilih obat atau jamu untuk dikonsumsi lebih baik membeli di toko atau apotek yang terpercaya dengan resep dokter.

 

 

Komentar
READ  Listrik Tower Diputus, Warga Minta Kompensasi 15 Juta

Baca Juga

Leave a Comment