Ketua DPD Nasdem : Pilkada Lalu Ada 23 DPD Yang Dipecat

MAGETAN- Mengikuti jejak partai politik lainnya dalam menjaring bacalon bupati dan wakil bupati, Partai Nasdem Magetan juga membuka pendaftaran bakal calon pemimpin Magetan periode 2018-2022. Partai Nasdem mengancam bakal memecat kader yang meminta uang dari bacalon yang mendaftar karena Nasdem menggratiskan semua biaya pendaftaran.

Berbeda dengan partai politik lainnya yang mensyaraktan bakal calon yang ikut penjaringan harus membayar biaya administrasi jutaan rupiah Partai Nasdem menggratiskan semua biaya pendaftaran.

Ketua DPD Partai Nasdem Magetan, Gaguk Arif Sujatmiko menjelaskan hal tersebut dilakukan untuk memberi kesempatan yang sama bagi setiap orang yang akan mendaftar atau ikut penjaringan yang dibuka partai nasdem hingga tanggal 31 Oktober 2017.

Partai Nasdem tidak memungut biaya apapun mulai dari pengambilan formulir pengembalian formulir hingga biaya survey yang biasanya dibebankan kepada bacalon nantinya akan ditanggung oleh DPP Partai Nasdem.

Tidak hanya itu Nasdem mengancam akan memecat kader partai yang meminta uang dari bakal calon bupati atau wakil bupati yang mendaftar lewat Nasdem. Hal tersebut sesuai dengan azas politik tanpa mahar yang menjadi komitmen Nasdem.

“Berkaca pada pilkada sebelumnya ada 23 DPD maupun DPW yang diberhentikan dengan tidak hormat karena tersandung kasus mahar itu tadi,” ungkap Gaguk Arif Sujatmiko.

Sebelumnya, beberapa partai politik sudah melakukan penjaringan bacalon bupati wakil bupati secara terbuka. Seperti PDI Perjuangan, Partai Demokrat, Partai Gerindra dan Partai Persatuan Pembangunan. Semua pendaftar wajib membayar biaya administrasi mulai dari pengambilan formulir hingga biaya survey.

 

Komentar
READ  Pelaku Curanmor Ini Sikat Motor Yang Kuncinya Masih Nyantol

Baca Juga

Leave a Comment