Insiden Bus TKW Di Malaysia, Begini Ungkapan Orang Tua Korban

KAB MADIUN- Insiden kecelakaan antara bus karyawan milik pabrik Plexus dan Sony di  kawasan jalan tol juru hala utara, Penang, Malaysia menewaskan 8 orang korban warga negara Indonesia. Satu diantaranya warga Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun, keluarga korban yang mendengar sempat shok dan berharap jenasah korban segera dipulangkan untuk dimakamkan.

Suasana duka terlihat menyelimuti rumah Mariaman, di jalan Singoludro, Dusun Krunggahan, Kelurahan Mejayan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Sejumlah warga tampak berusaha memasang terop di depan rumah orang tua Titik Katinengsih, 1 diantara 8 korban tewas akibat kecelakaan antar bus karyawan pabrik plexus dan sony di  kawasan jalan tol juru hala utara, Penang, Malaysia. Akibat musibah itu 7 diantara 8 korban meninggal adalah Warga Negara Indonesia.

Ayah Titik mengetahui jika anaknya ikut menjadi korban setelah mendapat telepon dari kantor PJTKI di Jogyakarta, sekitar pukul 17.00 wib. Namun saat itu, PJTKI yang memberangkat korban belum mengabarkan jika anaknya meninggal dunia. Kepastian tersebut baru diterima sekitar pukul 22.30 wib setelah Mariaman mendapat telepon dari Malaysia.

Titik Katinengsih di Malaysia baru satu bulan yang lalu. Selain berniat bekerja Titik juga ingin mencari nafkah bersama suaminya yang lebih dulu bekerja di negeri jiran sejak satu tahun lalu. Namun takdir berkata beda, Titik Katinengsih yang sudah berniat akan menemui suaminya besok Minggu, lebih dahulu dipanggil sang maha kuasa saat perjalanan menuju ke tempat kerja bus yang ditumpanginya bertabrakan dengan bus lain.

Sebelum kabar duka diterima oleh keluarga Titik Katinengsih orang tua korban mengaku tidak mempunyai firasat apapun. Hanya saja anak pertama Titik yang berusia dua tahun saat melihat pesawat sempat berkata jika ibu akan pulang dengan menaiki pesawat.

READ  Hindari Pick Up Pengangkut Telur, 5 Mobil Laka Beruntun

Selain meninggalkan orang tua dan adiknya, Titik juga meninggalkan sang buah hati yakni Naila Mutiara  yang masih berusia 2 tahun dan sang suami Roni Nasution yang sudah bertahun tahun bekerja sebagai  sopir forklip.

 

 

Komentar

Baca Juga

Leave a Comment