Ampas Kopi Disulap Jadi Lukisan Unik

KAB. PONOROGO – Melukis atau lukisan dengan media cat minyak, maupun cat air adalah hal biasa. Namun apa yang dilakukan oleh seniman lukis di Ponorogo, menjadi sesuatu hal yang tidak lazim. Ratusan lukisan ia lukis dengan menggunakan media ampas kopi. Seperti apa keunikan lukisan kopi ini, berikut liputan nya.

Di galeri lukis yang ada di jalan Menur, kelurahan Ronowijayan, kecamatan Siman, Ponorogo inilah terpajang puluhan lukisan unik. Dimana lukisan tersebut dibuat tidak dengan media cat minyak, atau cat air, namun dibuat dengan menggunakan media ampas kopi.

Imam subandi, seniman lukis tersebut, sejak dua tahun yang lalu memulai melukis dengan menggunakan ampas kopi. Hal ini terinpirasi, pada saat ia meminum kopi, dan sisa atau ampasnya ia coba coret-coret, di tatakan gelas, atau yang biasa disebut lepek. Karena ampas sisa, minuman kopi tersebut, menurutnya mempunyai keunikan tekturnya, akhirnya imam tuangkan dalam sebuah kanvas.

Melukis dengan kopi, sebenarnya, cukup sederhana. Dimana sisa atau ampas minuman kopi, dipakai sebagai pengganti cat, untuk melukis di atas kanvas atau kertas. Untuk teknik melukisnya, tidak jauh beda, atau sama melukis dengan menggunakan cat air. Dan yang lebih penting lagi, lukisan bisa bertahan lama, serta bahanya mudah di dapat.

Hasil karyanya kemudian, kali ia pamerkan di berbagai galeri atau ketika ada pameran lukisan, diberbagai kota. Karena unik, akhirnya banyak pecinta seni lukis, berminat untuk membelinya. Bahkan ada juga satu karya Imam, yang menurutnya spesial. Dimana ia melukis sosok pendiri Sampoerna.

Seni memang tidak terbatas pada satu pakem saja. Kini perkembangan seni juga sudah luar biasa di indonesia, terlebih seni lukis. Umam berharap bahwa seni lukis kopinya bisa menambah khasanah seni, terlebih yang ada di kabupaten Ponorogo.

READ  Kekeringan, Ratusan Warga Ponorogo Kesulitan Air Bersih

Komentar

Baca Juga

Leave a Comment