Terpidana Korupsi, 2 PNS Terancam Dipecat Tidak Hormat

KAB. MAGETAN – Dua PNS RSUD Dokter Sayidiman Magetan, yang menjadi terpidana korupsi terancam dipecat secara tidak hormat. Sesuai dengan PP nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS, pemberhentian tidak hormat diberikan kepada PNS yang divonis hukuman 2 tahun penjara, berdasar keputusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap.

Lima dari terpidana korupsi pembangunan Ruang Rawat Inap RSUD Dokter Sayidiman Magetan yang divonis hukuman dua tahun penjara, merupakan Pegawai Negeri Sipil. Mereka adalah Rohmat, Pelaksana Teknis Kegiatan Proyek dan Ningrum Palupi, Pejabat Pengadaan Barang.

Karir dua PNS yang berdinas di RSUD Dokter Sayidiman Magetan tersebut terancam berahir. Sesuai peraturan pemerintah nomer 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS, bahwa PNS yang dipidana dengan pidana penjara paling singkat dua tahun, yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap, maka akan dilakukan pemecatan secara tidak hormat.

Sekretaris Daerah kabupaten Magetan, Bambang Trianto, mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menentukan langkah. Karena Pemkab belum menerima salinan resmi dari pengadilan.

Apabila salinan keputusan itu diterima, maka Pemkab akan membentuk tim untuk menentukan tindakan tegas sesuai aturan yang ada. Bambang belum membeber apakah ada pemecatan atau tidak.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tipikor Surabaya, menjatuhkan vonis 2 tahun penjara, pada dua tersangka di atas. Vonis ini juga sama terhadap tiga tersangka lainnya dari pihak swasta. Vonis itu lebih ringan dibanding tuntutan jaksa yaitu 3 tahun penjara.

Komentar
READ  Musim Kemarau, Petani Beralih Tanam Ketela

Baca Juga

Leave a Comment