Gelapkan Gabah Petani, Dua Lelaki Dibekuk Polisi

KAB. NGAWI – Petugas Satuan Reserse Kriminal  Polres Ngawi, membongkar sindikat penipuan dan penggelapan gabah hasil panen petani. Dua orang, pelaku, asal Nganjuk di amankan petugas berikut barang bukti truk yang biasa di gunakan untuk mengangkut gabah milik petani. Modusnya pelaku selalu menganti, atau memodifikasi truknya setiap mencari muatan gabah milik para petani.

Dua orang pelaku penipuan dan penggelapan gabah milik petani, ini, di sergap Petugas Satreskrim Polres Ngawi Di Baron, Nganjuk. Mereka adalah Didik Hermawan, warga desa Sambiroto, kecamatan Baron Nganjuk, dan Yudi Catur Wibowo, warga desa banjarsari, kecamatan ngronggot, nganjuk.

Dari tangan ke dua pelaku petugas mengamankan uang sebanyak 5 juta rupiah sisa hasil penjualan muatan gabah. Petugas juga menyita truk yang biasa di gunakan oleh ke dua pelaku untuk mengangkut gabah milik petani, sebagai barang bukti. Panangkapan ke dua pelaku penipuan dan penggelapan gabah bermula dari laporan Eko Wahyudi, pemilik UD Gading Mas, Banyuwangi.

Sebanyak 9 ton lebih gabah miliknya yang di beli dari petani di Ngawi, tak kunjung datang di Banyuwangi. Setelah di lakukan penyelidikan ternyata gabah senilai 32 juta lebih itu sudah di jual oleh sopir truk yang mengangkutnya, di wilayah Nganjuk. Kepada petugas pelaku mengaku selalu menganti, atau memodifikasi truknya setiap mencari muatan gabah milik para petani.

Meski mengaku baru sekali melakukannya, petugas tidak percaya begitu saja. Petugas akan mengembangkan sindikat penipuan dan penggelapan gabah hasil panen petani itu. Petugas juga masih mengejar rekan pelaku yang berberan membeli gabah muatan tersebut. Oleh petugas ke dua pelaku langsung di jebloskan ke sel tahanan Polres Ngawi. Kedua pelaku bakal di jerat pasal 378, 372 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

READ  Kasat Lantas : 2 Bus Mira Balapan, Satu Lolos Yang Ini Nabrak Truk

Komentar

Baca Juga

Leave a Comment