Gagal Tipu Nenek, Residivis Dihajar Massa

KAB. NGAWI – Gagal menipu dan merebut cincin nenek asal Ngawi, seorang residivis penipuan dihajar massa . Sempat terjadi aksi saling tarik menarik baju antara nenek dengan pelaku penjambretan. Sang nenek yang terus berteriak, sehingg membuat warga berdatangan dan menghajar pelaku.

Bonandi, warga desa Nglopang, kecamatan Parang, Magetan, kini, diamankan di Polsek Paron kabupaten Ngawi. Lelaki berumur 42 tahun, kemudian diperiksa pihak berwajib, atas dugaan penipuan terhadap Tinem, nenek berumur 65 tahun asal desa Paron kecamatan Paron Ngawi.

Peristiwa bermula, saat  Tinem pulang dari Toko Mas Nogo, untuk membeli cincin. Sesampai dirumahnya, nenek tersebut didatangi oleh Bonandi, yang mengendarai sepeda motor. Pelaku  mencoba menipu korban, dengan mengaku karyawan toko mas. Bonadi berdalih terjadi kesalahan saat transaksi pembelian, sehingga  meminta cincin senilai 1 juta rupiah berikut surat pembeliannya.

Pelaku berusaha merebut cincin,sehingga  Tinem memberikan perlawanan. Sempat terjadi aksi saling tarik menarik baju, antara nenek dengan pelaku, yang mencoba membawa kabur cincin miliknya. Sang nenek yang terus berteriak, membuat warga berdatangan dan beramai-ramai menghakimi pelaku penjambretan. Beruntung polisi, segera datang ke lokasi kejadian, dan membawa pelaku ke kantor Polsek Paron Ngawi.

Barang bukti cincin berikut surat pembelian emas di amankan polisi sebagai barang bukti. Polisi juga mengamankan sepeda motor milik pelaku. Hingga kini pelaku masih menjalani pemeriksaan di kantor Polsek Paron Ngawi. Menurut keterangan polisi pelaku merupakan residivis kasus serupa di wilayah hukum Magetan, dan baru saja keluar dari Lembaga Pemasyarakatan, Lapas Magetan.

Komentar
READ  Kodim Gelar Upacara HUT TNI Di Lokasi TMMD

Baca Juga

Leave a Comment